Saturday, April 6, 2019
LATIHAN SOAL AGAMA DAN JAWABAN KELAS 8 BAB 8,9
11. Bagaimanakah seharusnya perilaku kita terhadap orang tua dan guru..
16. Tindakan paling benar yang membuktikan rasa hormat kepada orang tua adalah...
VOLUME UDARA PERNAPASAN
Secara garis besar, volume udara pernapasan dapat dibedakan menjadi enam sebagai berikut.
a. Volume tidal (tidal volume)
Volume tidal adalah volume udara pernapasan (inspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 500 cc (cm3) atau 500 mL.
b. Volume cadangan inspirasi (inspiratory reserve volume)
Volume cadangan inspirasi atau udara komplementer adalah volume udara yang masih dapat dimasukkan secara maksimal setelah bernapas (inspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 1.500 cc (cm3) atau 1.500 mL.
c. Volume cadangan ekspirasi (expiratory reserve volume)
Volume cadangan ekspirasi atau udara suplementer adalah volume udara yang masih dapat dikeluarkan secara maksimal setelah mengeluarkan napas (ekspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 1.500 cc (cm3) atau 1.500 mL.
d. Volume sisa / residu (residual volume)
Volume sisa/residu adalah volume udara yang masih tersisa di dalam paru-paru setelah mengeluarkan napas (ekspirasi) maksimal, yang besarnya lebih kurang 1.000 cc (cm3) atau 1.000 mL.
e. Kapasitas vital (vital capacity)
Kapasitas vital adalah volume udara yang dapat dikeluarkan semaksimal mungkin setelah melakukan inspirasi semaksimal mungkin juga, yang besarnya lebih kurang 3.500 cc (cm3) atau 3.500 mL. Jadi :
kapasitas vital adalah jumlah dari volume tidal + volume cadangan inspirasi + volume cadangan ekspirasi.
f. Volume total paru-paru (total lung volume)
Volume total paru-paru adalah volume udara yang dapat ditampung paru-paru semaksimal mungkin, yang besarnya lebih kurang 4.500 cc (cm3) atau 4.500 mL. Jadi :
volume total paru-paru adalah jumlah dari volume sisa + kapasitas vital.
Volume Udara Pernapasan pada Manusia
Volume Udara Pernapasan pada Manusia - Volume udara pernapasan dapat diukur menggunakan respirometer. Secara garis besar, volume udara pernapasan dapat dibedakan menjadi enam sebagai berikut.
a. Volume tidal (tidal volume)
Volume tidal adalah volume udara pernapasan (inspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 500 cc (cm3) atau 500 mL.
b. Volume cadangan inspirasi (inspiratory reserve volume)
Volume cadangan inspirasi atau udara komplementer adalah volume udara yang masih dapat dimasukkan secara maksimal setelah bernapas (inspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 1.500 cc (cm3) atau 1.500 mL.
c. Volume cadangan ekspirasi (expiratory reserve volume)
Volume cadangan ekspirasi atau udara suplementer adalah volume udara yang masih dapat dikeluarkan secara maksimal setelah mengeluarkan napas (ekspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 1.500 cc (cm3) atau 1.500 mL.
d. Volume sisa / residu (residual volume)
Volume sisa/residu adalah volume udara yang masih tersisa di dalam paru-paru setelah mengeluarkan napas (ekspirasi) maksimal, yang besarnya lebih kurang 1.000 cc (cm3) atau 1.000 mL.
e. Kapasitas vital (vital capacity)
Kapasitas vital adalah volume udara yang dapat dikeluarkan semaksimal mungkin setelah melakukan inspirasi semaksimal mungkin juga, yang besarnya lebih kurang 3.500 cc (cm3) atau 3.500 mL. Jadi :
kapasitas vital adalah jumlah dari volume tidal + volume cadangan inspirasi + volume cadangan ekspirasi.
f. Volume total paru-paru (total lung volume)
Volume total paru-paru adalah volume udara yang dapat ditampung paru-paru semaksimal mungkin, yang besarnya lebih kurang 4.500 cc (cm3) atau 4.500 mL. Jadi :
volume total paru-paru adalah jumlah dari volume sisa + kapasitas vital.
Secara ringkas, volume udara pernapasan pada manusia dapat dijelaskan melalui grafik pada Gambar 1. di bawah ini.
Thursday, May 3, 2018
PEMANTULAN CAHAYA
Pemantulan Cahaya
Hukum pemantulan cahaya dikemukakan oleh W. Snellius, menurutnya apabila seberkas cahaya mengenai permukaan bidang datar yang rata, maka akan berlaku aturan-aturan sebagai berikut :
- Sinar datang (sinar jatuh), garis normal, dan sinar pantul terletak pada satu bidang datar.
- Sudut sinar datang (sinar jatuh) selalu sama dengan sudut sinar pantul (sudut i = sudut r )
Pemantulan Cahaya pada Cermin Datar
Ketika kamu berdiri di depan cermin datar, bagaimanakah bayanganmu? Tampak bahwa kamu dapat melihat bayanganmu. Tetapi bayanganmu tidak dapat ditangkap oleh layar
Sifat bayangan pada cermin datar :
Sifat bayangan pada cermin datar :
- Bayangan yang terjadi sama besar dengan benda.
- Bayangan yang terjadi sama tegak.
- Jarak benda sama dengan jarak bayangan
- Bayangan cermin tertukar sisinya, artinya bagian kanan benda menjadi bagian kirinya.
- Bayangan cermin merupakan bayangan semu, artinya bayangan tidak dapat ditangkap oleh layar.
Pemantulan Cahaya pada Cermin Cekung
Hukum pemantulan berlaku juga pada cermin cekung
Tiga sinar istimewa pada cermin cekung :
Tiga sinar istimewa pada cermin cekung :
- Sinar datang sejajar sumbu utama dipantulkan melalui titik focus.
2. Sinar datang melalui titik focus dipantulkan sejajar dengan sumbu utama.
3. Sinar datang menuju titik pusat kelengkungan cermin dipantulkan kembali melalui titik pusat kelengkungan juga.
Pemantulan Cahaya pada Cermin Cembung
Hukum pemantulan berlaku juga pada cermin cekung
Tiga sinar istimewa pada cermin cekung :
1. Sinar datang sejajar sumbu utama dipantulkan melalui titik focus.
2. Sinar datang melalui titik focus dipantulkan sejajar dengan sumbu utama.
3. Sinar datang menuju titik pusat kelengkungan cermin dipantulkan kembali melalui titik pusat kelengkungan juga.
Tiga sinar istimewa pada cermin cekung :
1. Sinar datang sejajar sumbu utama dipantulkan melalui titik focus.
2. Sinar datang melalui titik focus dipantulkan sejajar dengan sumbu utama.
3. Sinar datang menuju titik pusat kelengkungan cermin dipantulkan kembali melalui titik pusat kelengkungan juga.
SIFAT SIFAT CAHAYA
Cahaya memiliki beberapa sifat, diantaranya seperti di bawah ini:
a. Cahaya merambat lurus
Untuk dapat membuktikan bahwa cahaya itu merambat lurus, itu dapat dilihat dari cahaya matahari yang masuk lewat celah-celah atau melalui jendela yang terdapat di rumah kamu. Dan jika kamu amati lampu kendaraan bermotor saat malam hari,cahaya lampu kendaraan bermotor tersebut merambat lurus. Banyak sekali kejadian-kejadian yang terjadi dalam kehidupan yang dapat membuktikan bahwa cahaya memiliki sifat yang dapat merambat lurus.
b. Cahaya dapat menembus benda bening
Sifat cahaya selanjutnya, cahaya dapat masuk ke dalam sebuah rumah melalui jendela yang memiliki kaca. Kaca jendela yang bening dapat ditembus oleh cahaya matahari, jika kaca jendela itu di tutup dengan menggunakan kain warna hitam maka cahaya tidak dapat menembus kaca jendela tersebut, peristiwa tersebut dapat membuktikan sifat dari cahaya yang dapat menembus benda bening.

Bukti cahaya dapat dibiaskan.
c. Cahaya dapat diuraikan
Penguraian cahaya (dispersi) yaitu merupakan penguraian cahaya putih menjadi cahaya yang mempunyai bermacam-macam warna. Misanya seperti pelangi, pelangi terjadi akibat dari cahaya matahari yang diuraikan oleh titik-titik air hujan, peristiwa tersebut dapat menunjukan bahwa cahaya dapat diuraikan.
Baca juga penjelasan: Pengertian gelombang elektromagnetik dan contohnya.
d. Cahaya dapat dipantulkan
Sifat cahaya yang lainnya yaitu dapat di pantulkan, terdapat 2 jenis pemantulan cahaya diantaranya pemantulan baur dan pemantulan teratur. Pemantulan baur terjadi jika cahaya mengenai permukaan yang tidak rata, biasanya pemantulan ini sinar hasil pemantulannya tak beraturan. Dan pemantulan teratur terjadi jika cahaya mengenai permukaan yang rata, mengkilap atau licin seperti misalnya cahaya yang menganai cermin yang datar dan sinar hasil yang dipantulkannya memiliki arah yang teratur.
Berdasarkan bentuk dari permukaan cermin dapat dibedakan menjadi 3 macam diantaranya: cermin datar, cembung dan cekung, berikut di bawah ini penjelasannya:
1. Cermin datar
Cermin datar merupakan cermin yang permukaannya tidak melengkung, seperti cermin yang digunakan oleh kita sehari-hari. Adapun sifat dari cermin datar yaitu:
- Ukuran bayangannya sama dengan ukuran bendanya.
- Lalu jarak antara bayangan sama dengan jarak dari benda ker cermin tersebut.
- Penampakan bayangan berlawanan dengan benda, seperti contohnya jika kamu bercermin tangan kiri kamu pada bayangan di cermin akan menjadi tangan kanan.
- Bayangan pada cermin datar bersifat semu atau maya, maksudnya bayangan dapat kamu lihat tetapi tidak dapat ditangkap layar.
- Dan bayangan pada cermin datar tegak.
2. Cermin cembung
Cermin cembung yaitu cermin yang permukaannya melengkung kearah luar. Cermin ini biasanya digunakan pada kaca spion kendaraan. Bayangan dari cermin cembung bersifat maya, tegak, diperkecil dari ukuran benda sesungguhnya.
3. Cermin cekung
Cermin cekung yaitu cermin yang permukaannya melengkung kea rah bagian dalam. Biasanya cermin ini digunakan sebagai reflektor pada lampu mobil, lampu senter, dan pada sendok. Adapun sifat dari cermin cekung:
- Bayangan benda pada cermin bersifat tegak, diperbesar dan juga maya.
- Dan jika benda jauh dari cermin cekung, maka bayangannya bersifat nyata dan juga terbalik.
e. Cahaya dapat dibiaskan
Pembiasan adalah peristiwa pembelokan arah rambat dari cahaya saat melewati medium rambatan yang berbeda. Kalau cahaya yang datang berasal dari zat yang kurang kerapatannya, ke zat lebih kerapatannya maka cahaya tersebut akan dibiaskan mendekati garis normal. Seperti contohnya cahaya dari udara ke air. Sebaliknya kalau cahaya yang datang dari zat yang lebih kerapatannya ke zat yang kurang kerapatannya, maka cahaya tersebut akan dibiaskan menjauhi garis normal. Seperti contohnya cahaya dari air ke udara.
Contoh peristiwa pembiasan cahaya: Pensil yang dimasukkan ke air yang ada dalam gelas, maka pensil tersebut akan terlihat bengkok.
Pengertian Cahaya Dan Sifatnya Serta Contohnya
A. Penjelasan tentang cahaya
Cahaya adalah pancaran elektromagnetik yang dapat terlihat oleh mata manusia. Atau definisi cahaya yang lainnya yaitu merupakan radiasi elektromagnetik, baik itu dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak. Sedangkan benda yang memancarkan cahaya disebut dengan sumber cahaya.
sumber;http://www.pengertianku.net
Cahaya
A. Pengertian Cahaya
Cahaya merupakan energi yang berbentuk gelombang elektromagnetik yang secara kasat mata dengan memiliki panjang gelombang sekitar 380 hingga 750 nm. Dalam bidang fisika, cahaya merupakan radiasi elektromagnetik, baik itu dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak kasat mata.
Tidak hanya itu saja, cahaya merupakan paket partikel yang biasa disebut dengan nama foton. Kedua definisi tersebut menjadi sifat milik cahaya yang secara bersama, sehingga disebut sebagai "dualisme gelombang-partikel".
Paket cahaya yang dinamakan dengan spektrum lantas akan dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan (mata) sebagai warna. Jika dalam bidang studi cahaya, dikenal dengan sebutan optika, yang menjadi area riset cukup penting dalam bidang fisika modern.
Studi mengenai cahaya ini sendiri dimulai saat muncul era optika klasik yang mempelajari mengenai besaran optik, seperti :
- Intensitas
- Frekuensi atau panjang gelombang
- Polarisasi
- Fase cahaya
sumber;http://www.habibullahurl.com
Thursday, April 19, 2018
Bagaimanakah kita dapat mendengar suatu bunyi?
Bagaimanakah kita dapat mendengar suatu bunyi?
Kita dapat mendengar suatu bunyi pada dasarnya dengan urutan sebagaimana diperlihatkan pada gambar berikut ini.| Proses perjalanan bunyi |
Mekanisme proses mendengar sesuai gambar di atas adalah sebagai berikut!
1) Gelombang bunyi diterima daun telinga.
2) Gelombang bunyi disalurkan masuk oleh liang telinga.
3) Gelombang bunyi menggetarkan gendang telinga.
4) Getaran tersebut diteruskan oleh tulang-tulang pendengaran (osikel).
5) Getaran diteruskan ke tingkat jorong dan menggetarkan cairan limfe di dalam kokhlea.
6) Getaran cairan limfe di dalam kokhlea menggerakkan sel reseptor organ korti, yang menghasilkan impuls untuk dihantarkan oleh saraf pendengar ke otak untuk diartikan.
7) Getaran cairan limfe juga menggerakkan tingkap bulat bergerak keluar masuk untuk mengatur tekanan udara di dalam agar seimbang dengan tekanan di luar.
| Bagan: Mekanisme Proses Mendengar pada Manusia |
Bunyi yang dapat didengar oleh manusia adalah bila bunyi tersebut mempunyai frekuensi antara 20 - 20 000 getaran/ detik (Hz).
dibawah ini merupakan video mengenai proses pendengaran manusia;
https://youtu.be/Ua6P1k8SwU8
Ultrasonografi
USG atau ultrasonografi adalah teknik menampilkan gambaran atau citra dari kondisi bagian dalam tubuh. Dalam mengambil gambar, alat ini memanfaatkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi.

Umumnya USG memakai sebuah alat bernama transducer yang ditempelkan di kulit untuk memancarkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi. Namun, ada beberapa teknik USG yang perlu memasukkan transducer ke dalam tubuh. Teknik ini membutuhkan transducer khusus.
Selain itu, perkembangan teknologi membuat hasil pencitraan USG bukan saja lebih akurat, namun juga bisa digunakan dengan tujuan lebih spesifik. Beberapa tujuan pemakaian dan jenis USG yang digunakan antara lain:
- Mengetahui masalah yang ada di dalam prostat dengan memakai USG transrektal (melalui anus).
- Mendapatkan pencitraan dari rahim dan ovarium melalui USG transvaginal.
- Mendapat gambar yang jelas dari organ jantung melalui ekokardiogram.
- Memperoleh gambar yang jelas dari peredaran darah pada pembuluh darah dengan USG teknologi Doppler.
- Mendapatkan visualisasi jaringan perut dan organ di dalamnya melalui USG abdomen.
- Memantau struktur dan jaringan di sekitar ginjal melalui USG ginjal.
- Mendapatkan gambar jaringan payudara lewat USG payudara.
- Memonitor denyut jantung pada janin, biasanya memakai teknologi Doppler.
- Memonitor perkembangan janin pada ibu hamil.
- Memantau struktur tulang tengkorak, otak, dan jaringan di dalam kepala bayi.
- Mengambil sampel jaringan tubuh melalui teknik biopsi dipandu USG.
- Melihat visualisasi struktur mata dengan USG mata.
Prosedur Pemeriksaan dan Teknis USG
Pasien yang akan menjalani pemeriksaan USG biasanya akan diminta untuk berbaring telentang. Dokter kemudian akan mengoleskan gel khusus guna mencegah terjadinya gesekan antara kulit dan transducer. Gel tersebut juga berfungsi memudahkan pengiriman gelombang suara ke dalam tubuh.
Saat pemeriksaan USG, transducer akan digerak-gerakkan di bagian tubuh yang akan diperiksa. Gerakan ini diperlukan agar gelombang suara yang dikirim mampu memantul kembali dan memunculkan gambar yang baik.
Tiap gema yang memantul akan membentuk gambar berupa ukuran, bentuk, serta konsistensi dari jaringan lunak atau organ dalam tubuh. Pantulan gelombang itulah yang kemudian membentuk gambar di layar komputer. Setelah dievaluasi, dokter pemeriksa akan menjelaskan hasil pemeriksaan dan membuat laporan tentang hasil yang didapatkan dari pemeriksaan USG pada pasien.
Jika pasien ingin melakukan USG pada organ dalam tertentu, misalnya kandung empedu, maka pasien diminta untuk tidak makan dan minum selain air putih selama 6-8 jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Hal ini diperlukan agar kandung empedu tidak mengalami penyusutan ukuran.
Sementara itu, bagi ibu hamil yang berniat memeriksakan kondisi janinnya, dokter bisa menganjurkan untuk minum air minimal 4-6 gelas sekitar satu atau dua jam sebelum USG. Tujuannya agar kandung kemih terisi, sehingga membantu meningkatkan kualitas gambar.
Selama melakukan USG, dokter mungkin akan menyuruh pasien mengubah posisi. Hal ini dilakukan agar akses gelombang pada organ yang diperiksa makin mudah. Mudahnya gelombang suara mengakses organ makin meningkatkan kualitas gambar yang diperoleh.
USG bisa dilakukan di klinik atau rumah sakit. Prosedur ini sendiri biasanya memakan waktu kurang dari setengah jam. Tidak ada larangan setelah melakukan USG, jadi pasien dapat melakukan aktivitas seperti biasa.
Dengan USG, dokter dapat mendeteksi berbagai masalah pada jaringan tubuh, pembuluh darah, dan organ-organ tubuh. Hebatnya, alat ini tidak memerlukan pembedahan saat menampilkan gambar untuk mendeteksi masalah di dalam tubuh. Keunggulan lain dari metode yang juga dikenal dengan nama sonografi ini adalah nihilnya penggunaan radiasi.
Meski pemeriksaan dengan USG memiliki risiko yang minimal, namun tetap saja prosedur ini memiliki keterbatasan. Gelombang suara dari alat ini tidak mampu menembus tulang dan gas. Untuk bagian yang terhalang tulang atau gas, disarankan bagi pasien untuk memakai prosedur pemmeriksaan lainnya, seperti CT scan, MRI, atau Rontgen.
dibawah ini video mengenai USG;
FASE PEMBLAHAN MITOSIS MEIOSIS
A. Pembelahan Mitosis Profase · Kromosom sudah mengganda, kemudian memadat · Membran inti mulai rusak menj...











