Senin, 09 Oktober 2017

Frekuensi Denyut Jantung

Apa perbedaan antara denyut jantung dan denyut nadi? Denyut nadi adalah berapa kali arteri kita berdenyut permenit yang sebagai dampak dari berdenyutnya jantung. Frekuensi denyut nadi akan sama persis dengan detak jantung, tekanannya juga akan menggambarkan tingkat kontraksi jantung, karena kontraksi jantung ini menyebabkan peningkatan tekanan darah dan denyut nadi di arteri. Bagaimana Cara Mengukur Detak Jantung dan Denyut Nadi? Arteri yang berjalan dekat di bawah kulit pada pergelangan tangan dan leher, akan mudah kita raba dan merasakan denyutannya. Sederhananya, gunakan dua jari (telunjuk dan jari tengah) untuk meraba nadi di pergelangan tangan sampai merasakan denyutannya lalu hitunglah jumlah denyut nadi selama satu menit, atau bisa juga dengan cara menghitung per 15 detik lalu dikalikan dengan empat. 
Bersumber dari: Detak Jantung Normal - Mediskus


Berapa Jumlah Detak Jantung Normal? Detak jantung normal saat istirahat
Bersumber dari: Detak Jantung Normal - Mediskus
Sudah disebutkan bahwa detak frekuensi detak jantung akan dipengaruhi oleh faktor usis dan aktivitas fisik, oleh karena jumlah detak jantung normal untuk orang dewasa, akan berbeda dengan anak-anak dan pada saat istirahat akan berbeda dengan saat aktivitas fisik. Berikut daftar detak jantung normal permenit saat istirahat: Janin, baca: Detak jantung janin normal Usia 1 bulan: 70-190 Usia 1 – 11 bulan: 80-160 Usia 1 – 2 tahun: 80-130 Usia 3 – 4 tahun: 80-120 Usia 5 – 6 tahun: 75-115 Usia 7 – 9 tahun: 70-110 Dewasa (di atas 10 tahun): 60 – 100 detak jantung per menit. Bagi atlet yang telah melakukan banyak olah raga mungkin detak jantung saat istirahat bisa lebih sedikit dari 60 kali per menit, mungkin bisa hanya 40 denyut per menit. Denyut jantung normal juga akan bervariasi, yakni akan meningkat pada saat olahraga, suhu tubuh naik, posisi tubuh (seperti untuk sementara waktu setelah berdiri dengan cepat), dan emosi (seperti kecemasan dan bergairah). Detak Jantung Tidak Normal Sejumlah kondisi dapat mempengaruhi detak jantung menjadi tidak normal. Gangguan pada detak jantung tidak normal disebut aritmia yang menyebabkan jantung berdetak terlalu cepat, terlalu lambat atau dengan irama yang tidak teratur, sebagai berikut: Takikardia berarti jantung berdetak terlalu cepat pada saat istirahat (biasanya lebih dari 100 kali per menit). Jika denyut jantung mendekati 150 permenit atau lebih tinggi, maka disebut sebagai takikardia supraventricular (SVT). Dalam SVT, terjadi masalah pada sistem listrik jantung. Hal ini biasanya membutuhkan perhatian medis segera. Bradikardia adalah detak jantung yang terlalu lambat (biasanya di bawah 60 kali per menit). Hal ini dapat disebabkan oleh masalah pada nodus sinoatrial (bagain dari kelistrikan jantung), yang bertindak sebagai alat pacu jantung, atau kerusakan jantung akibat serangan jantung atau penyakit kardiovaskular 
Bersumber dari: Detak Jantung Normal - Mediskus

Faktor yang mmengaruhi frekuensi denyut jantung :
-kegiatan atau aktifitas tubuh
-jenis kelamin
-suhu tubuh
-umur
-komposisi Ion


detak jantung nadi

0 komentar:

Posting Komentar

PEMANTULAN CAHAYA

Pemantulan Cahaya Hukum pemantulan cahaya dikemukakan oleh W. Snellius, menurutnya apabila seberkas cahaya mengenai permukaan bidang...